Mengapa kita tidak bisa menggelitik diri kita sendiri?
Kita tidak bisa menggelitik diri kita sendiri karena cara kerja sistem saraf dan otak kita. Ketika kita mencoba menggelitik diri sendiri, otak kita sudah tahu apa yang akan terjadi dan dapat memprediksi sensasi yang akan kita rasakan. Ini disebabkan oleh proses yang disebut "prediksi sensorik" atau "prediksi sensorimotor", di mana otak kita menggunakan informasi tentang gerakan dan tindakan kita sendiri untuk memprediksi hasilnya.
Sistem saraf kita memiliki dua jenis jalur sensorik: jalur "atas-bawah" (top-down) dan jalur "bawah-atas" (bottom-up). Jalur atas-bawah terkait dengan prediksi dan harapan, sedangkan jalur bawah-atas terkait dengan informasi sensorik yang sebenarnya. Ketika kita mencoba menggelitik diri sendiri, jalur atas-bawah aktif dan memberitahu otak kita bahwa kita sedang mencoba menggelitik diri sendiri, sehingga otak kita dapat memprediksi sensasi yang akan kita rasakan.
Namun, ketika seseorang lain menggelitik kita, jalur bawah-atas aktif dan memberikan informasi sensorik yang tidak terduga, sehingga otak kita tidak dapat memprediksi sensasi yang akan kita rasakan. Ini menyebabkan respons gelitik yang lebih kuat dan tidak terduga, sehingga kita merasa lebih gelitik. Jadi, secara singkat, kita tidak bisa menggelitik diri kita sendiri karena otak kita sudah tahu apa yang akan terjadi dan dapat memprediksi sensasi yang akan kita rasakan, sehingga respons gelitik tidak sekuat ketika seseorang lain menggelitik kita.
Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa area otak yang terkait dengan respons gelitik, seperti kulit dan sistem saraf, memiliki hubungan yang kompleks dengan area otak yang terkait dengan kontrol motorik dan prediksi. Ketika kita mencoba menggelitik diri sendiri, area otak yang terkait dengan kontrol motorik dan prediksi dapat "mengganggu" sinyal sensorik yang sebenarnya, sehingga respons gelitik tidak sekuat ketika seseorang lain menggelitik kita.
Dalam keseluruhan, kombinasi antara prediksi sensorik, jalur sensorik, dan hubungan kompleks antara area otak yang berbeda membuat kita tidak bisa menggelitik diri kita sendiri dengan efektif. Namun, ini tidak berarti bahwa kita tidak bisa merasakan gelitik sama sekali - kita masih bisa merasakan gelitik ketika seseorang lain menggelitik kita, atau ketika kita melakukan sesuatu yang tidak terduga yang menyebabkan respons gelitik.